Articles & News

Penerapan LEAN Management di RS PELNI mulai menuai hasil & manfaat

Share :
12/11/2015 07:57:04 WIB | Dibaca: 1149 kali |

Oleh : Alomet & Friends

Buah dari sebuah pembelajaran yang sungguh-sungguh di RS. PELNI sebagai salah satu RS. Pemerintah yang dimiliki oleh BUMN telah menunjukkan hasil dan manfaat terutama dalam rangka meningkatkan layanan kesehatan masyarakat berbasis asuransi social atau BPJS.

Lean management yang mulai dikenal dan diketahui oleh Dr dr Fathema selaku Direktur Utama RS. PELNI adalah sejak tahun 2014. Beliau adalah CEO pertama yang meminta pembelajaran khusus tentang ilmu lean management kepada Mathiyas Thaib selaku CEO Alomet & Friends, yang memang sangat mendukungnya dan mendorongnya untuk melakukan perubahan mendasar dalam mengelola rumah sakit yang pernah dipimpinnyanya.

Perubahan mendasar yang pertama kali dilakukannya adalah di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo 5 tahun yang lalu pada saat belau menjadi  kepala unit gedung A, sebuah unit layanan inap yang berkapasitas 900 tempat tidur untuk kalangan menegah kebawah, dan kapasitas ini adalah yang terbesar di seluruh Indonesia.

Setelah berdiskusi secara intensif tentang apa, mengapa dan bagaimana  lean management hospital yang telah diterapkan secara sukses selama 20 tahun di jepang , tahun lalu Dr. Fathema meminta Alomet untuk menyelenggarakan inhouse workshop tentang lean hospital untuk ± 150 orang karyawan dan pimpinan RS. Pelni sebanyak 3 batch dan program ini dibarengi juga dengan kunjungan pabrik (factory visit) ke pabrik Toyota Assembly Plant di Karawang.

Pada saat kunjungan tersebut, komunitas RS. Pelni menjadi terheran-heran melihat situasi & lingkungan pabrik assembly plant Toyota yang bersih, rapi dan teratur dan jauh lebih bersih dari lingkungan rumah sakit yang pernah mereka lihat.

Transfer pengetahuan dan factory visit ke pabrik Toyota untuk pembelajaran lean management makin mendorong dan memotivasi diri Dr. Fathema untuk juga karyawan RS Pelni mempeljarai dan menerapkan lean management hospital di RS. Pelni .

Proses pembelajaran ini langsung dilanjutkan dengan penerapannya secara konsisten dalam tahun 2015. Semua hal dan teknik management Jepang di TPS ( Toyota Production System ) seperti di Kaizen (Continuous improvement), Kanban (just intime) dan Genchi Ganbutsu ( Blusukan) langsung dicoba diterapkan di RS. Pelni.

Akhirnya RS. Pelni pada saat ini sangat dikenal & populer di Jakarta sebagai rumah sakit yang sukses meningkatkan layanannya kepada pasien-pasiennya  terkait dengan program BPJS, dan hal ini sejalan dengan cita-cita pemerintah untuk meningkatkan layanan kesehatan untuk masyarakat berbasis asuransi sosial.

Semoga hal ini membawa perubahan dan manfaat bagi masyarakat.


Kolom Facebook

Kolom Workshop Terbaru